Sakit Tenggorokan Lebih Menyerang Anak Kecil Dan Remaja !!

Sakit Tenggorokan Lebih Menyerang Anak Kecil Dan Remaja !
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Sakit Tenggorokan Lebih Menyerang Anak Kecil Dan Remaja !

Sakit Tenggorokan Lebih Menyerang Anak Kecil Dan Remaja !!

Sakit tenggorokan atau disebut faringitis pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, karena sudah tidak sedikit masyakarat yang terserang sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan terjadi karena infeksi bakteri atau virus seperti dalam kasus pilek. Kekebalan terhadap sakit tenggorokan baru terbentuk pada usia dewasa sehingga penyakit ini umumnya lebih banyak menyerang anak kecil dan remaja. Biasanya saat sakit tenggorokan, penderita merasa tenggorokannya sakit untuk menelan. Selain sakit saat menelan, sakit tenggorokan juga
dapat disertai beberapa gejala.

Gejala Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan juga dapat disertai dengan gejala-gejala yang merujuk pada infeksi, antara lain:
-Sakit kepala

-Kelenjar yang membesar pada leher

-Tonsil/amandel yang bengkak akibat radang

-Nyeri otot

-Batuk

-Hidung beringus

-Demam 38°C atau lebih

-Kelelahan

-Nyeri otot

Penyebab Sakit Tenggorokan

Pilek adalah penyebab sakit tenggorokan dan tenggorokan terasa gatal. Jika kelainan tenggorokan ini disertai demam, sakit kepala, badan sakit dan batuk kering, kemungkinan besar penyebabnya adalah flu. Jika tenggorokan atal disertai batuk berdahak, demam sedang, dan kesulitan bernapas, kemungkinan penyebabnya adalah bronkitis. Pada setiap kasus diatas, kemungkinan gatal tenggorokan yang timbul bukan disebabkan oleh bakteri atau virus penyebab penyakit itu, melainkan oleh dahak yang ada didalamnya enumpuk secara berlebihan. Penyebab sakit tenggorokan lainnya yang dapat menyebabkan gatal tenggorokan adalah alergi pada obat, asap rokok, berteriak-teriak terlalu lama, polusi udara dan lain sebagainya.

Cara Mengurangi Gejala

Mengurangi gejala sakit tenggorokan mungkin adalah salah satu cara utama yang bisa kita tempuh. Sehingga dapat menghindarkan kita ke tahap yang lebih serius. Karena jika gejalanya trus dibiarkan, tidak segera ditangani dapat membahayakan penderita. Berikut tindakan yang dapat mengurangi gejala sakit tenggorokan
1. Hindari merokok. Juga hindari lingkungan penuh asap.

2. Remaja dan orang dewasa dapat mengisap permen pereda tenggorokan.

3. Hindari iritasi tenggorokan dengan tidak mengonsumsi minuman atau makanan yang terlalu panas.

4. Berkumur dengan air garam hangat untuk mengurangi radang tenggorokan.

5. Minum cukup air, terutama jika Anda sedang demam.

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*