Penyebab Darah Menggumpal Saat Menstruasi

Penyebab Darah Menggumpal Saat Menstruasi
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Penyebab Darah Menggumpal Saat Menstruasi

Saat Menstruasi Warna darah haid yang dikeluarkan saat menstruasi pada umumnya berwarna merah kehitaman dan berwujud encer.

Namun ada kalanya di saat-saat tertentu wujud darah haid bisa berwarna merah cerah atau merah kehitaman dan menggumpal.
sebab gumpalan tersebut terjadi akibat zat anti pembekuan darah (koagulan) tidak memiliki cukup waktu untuk bekerja.

Saat sedang mengalami haid, tubuh wanita memproduksi zat anti koagulan yang akan mencegah pembekuan darah, sehingga darah haid tetap dalam kondisi encer dan bisa dikeluarkan.

Namun saat awal siklus menstruasi, jumlah darah yang di keluarkan biasanya sangat banyak, zat anti koagulan yang bekerja tidak memiliki cukup waktu untuk bekerja sehingga terjadilah gumpalan darah haid yang terbawa keluar bersama darah yang encer.

Berikut 7 Faktor Penyebab Darah Haid Menggumpal Darah haid yang terlalu banyak keluar apalagi jika bergumpal-gumpal tentu tidak baik bagi kesehatan.

Begitu juga jika siklus menstruasi terlalu lama atau lebih dari tujuh hari. Kondisi ini disebut sebagai siklus haid yang tidak normal dan dapat menyebabkan terjadinya anemia.
Keadaan tidak normal pada siklus haid ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Perubahan hormonal
Hormon estrogen dan progesteron berpengaruh pada siklus menstruasi yaitu dalam pembentukan selaput dinding rahim.
Jika kedua hormon berada dalam komposisi seimbang maka jumlah darah dan waktu haid akan normal.

Namun jika komposisi kedua hormon tersebut tidak seimbang maka dapat terjadi pembentukan dinding rahim yang tebal dan berlebihan.

Tebalnya dinding rahim ini akan membuat darah haid yang keluar berjumlah sangat banyak dan bergumpal-gumpal.

Ketidak seimbangan hormon estrogen dan progesteron dapat disebabkan oleh kondisi tubuh yang sangat gemuk,efek samping dari konsumsi obat steroid dan kondisi rahim yang tidak mengecil pasca melahirkan.

2. Fibroid
Pada beberapa wanita yang memiliki fibroid di dalam rahimnya biasanya akan mengalami pendarahan yang lebih banyak, lebih lama dan disertai dengan gumpalan-gumpalan darah. Fibroid yang terdapat di rahim ini biasanya tidak menimbulkan keluhan dan gejala selama pertumbuhannya.

3. Keguguran
Apabila terjadi pembuahan dan janin dalam kandungan tidak mampu bertahan, maka janin akan dikeluarkan dari rahim melalui vagina dalam bentuk darah encer dan gumpalan darah yang jumlahnya sangat banyak.

Darah akibat keguguran sangat khas, yaitu banyak terdapat gumpalan-gumpalan berwarna abu-abu hingga merah hati.

4. Mioma uteri
Mioma atau tumor jinak yang ada di uterus akan memperluas permukaan endometrium.

Hal ini menimbulkan rasa nyeri saat menstruasi dan membuat darah haidyang keluar menjadi lebih banyak dan bergumpal.

5. Terjadinya Adenomiosis
Adenomiosis adalah perubahan yang terjadi pada otot rahim yang menyebabkan membesarnya rahim dan mengganggu kontraksi otot rahim menyebabkan darah haid keluar dengan menggumpal dan sangat banyak.

6. Infeksi rahim
Terjadinya infeksi di rahim dan salurannya akan membuatwaktu haid menjadi lebih lama dan darah yang dikeluarkan lebih banyak dan bergumpal.

Hal ini menyebabkan timbulnya risiko kesehatan seperti anemia.

7. Adanya obstruksi
Obstruksi akan menyebabkan darah haid mengalami penggumpalan sebelum keluar melalui vagina.

Yang termasuk obstruksi misalnya adanya polip pada leher atau mulut rahim, serta beberapa infeksi yang menyebabkan penyumbatan saluran reproduksi

SEMOGA BERMANFAAT

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*