Kisah Kesuksesan Samuel Robson Walton

Kisah Kesuksesan Samuel Robson Walton
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Kisah Kesuksesan Samuel Robson Walton

Sam Walton lahir pada 29 Maret 1918, di Kingfisher, Oklahoma, Amerika Serikat. Walton membuka Wal-Mart pada 1962, setelah bertahun-tahun bekerja di bisnis ritel. Rantai usaha yang dikembangkan secara internasional selama 30 tahun lebih, tumbuh menjadi perusahaan terbesar di dunia pada 2010. Walton mengundurkan diri sebagai CEO pada tahun 1988, pada usia 70, tetapi tetap aktif di perusahaan sampai kematiannya pada 1992.

Awal Kehidupan

Samuel Moore Walton lahir 29 Maret 1918 di daerah pedesaan di Kingfisher, Oklahoma. Dia adalah anak pertama dari Thomas Walton, seorang bankir, dan istrinya, Nancy Lee. Pada awal hidupnya Walton dan keluarga pindah ke Missouri, di mana ia dibesarkan. Sebagai seorang mahasiswa yang berkecukupan dan atlet yang handal, Walton dipilih sebagai pemimpin tim Football SMA-nya dan bahkan sempat menerima penghargaan individu.

Setelah lulus dari Hickman High School di Columbia, Missouri, pada 1936, Walton mendaftarkan diri ke University of Missouri di Columbia, di mana ia lulus dengan gelar di bidang ekonomi pada tahun 1940.

Mulai Berkarir di Dunia Ritel

Selepas kuliah, Walton bekerja di JC Penney Company, sebuah perusahaan bidang eceran tingkat kecil. Di perusahaan ini ia hanya berkarir selama beberapa tahun sebab setelahnya ia masuk militer tepatnya di unit intelejen Angkatan Darat Amerika Serikat.

Seusai Perang Dunia ke-II, Walton kembali menjadi seorang sipil. Namun, ia tidak bekerja dengan orang lain lagi. Bersama dengan adiknya, James, mereka mendiri sebuah toko waralaba di Newport, Arkansas yang mereka beri nama Ben Franklin.

Dengan modal awal pinjaman $25.000 dari ayah Mertua Walton, kedua kakak beradik ini sukses memperbanyak toko menjadi 15 cabang. Hanya saja, Walton tidak gembira karena usahanya masih belum bisa menembus pasar di pedesaan.

Berbekal keberanian, ia pun bergerak dan memutuskan untuk membangun usahanya sendiri.

Membangun Kekaisaran

Pada 1962 Walton membuka toko Wal- Mart pertama di Rogers, Arkansas. Sukses diraihnya dengan cepat saat itu. 14 tahun kemudian, Wal-Mart menjadi perusahaan publik dengan nilai saham sebesar $ 176.000.000.

Pada awal 1990-an, senilai saham Wal – Mart melonjak sampai $ 45 miliar. Pada 1991 Wal-Mart melampaui Sears, Roebuck & Company untuk menjadi peritel terbesar di negara itu.

Walton bertanggung jawab untuk banyak keberhasilan. Visinya tentang sebuah toko ritel diskon di daerah pedesaan berhasil diwujudkannya.

Bahkan dalam cengkeraman resesi, toko milik Walton terbukti sukses. Pada 1991, saat negara itu terperosok dalam krisis ekonomi, penjualan Wal – Mart justru meningkat hingga lebih dari 40 persen.

Sadar dengan keuntungan yang besar yang didapatkannya, Walton melakukan banyak hal positif untuk sekitarnya seperti membuka banyak lowongan pekerjaan dan memberi sumbangan kepada badan-badan amal.

Tahun-Tahun Akhir Kehidupan

Sampai dengan kematiannya, Walton dikenal dengan sosoknya yang sangat sederhana. Meski uang yang dimiliki berlimpah ruah, tetapi ia tetap mengendarai pick-up Ford merah produksi 1985.

Bersama istri yang dinikahi pada 1943, Helen, mereka berdua tinggal di rumah yang sama di Bentonville, Missouri, yang sudah mereka tempati sejak 1959. Pasangan ini memiliki empat anak: S. Robson, John, James dan Alice.

Selama beberapa tahun terakhir hidupnya, Walton menderita dua jenis kanker: leukemia dan kanker tulang sumsum. Dia meninggal pada 5 April 1992, di Rumah Sakit Ilmu Kedokteran University of Arkansas, Little Rock, Arkansas.

Sebulan sebelum kematiannya, Walton mendapat penghargaan Presidential Medal of Freedom dari Presiden Amerika Serikat George H.W Bush.

Itulah Kisah Kesuksesan yang kita bisa ambil hikmah di dalam perjalanan hidup seseorang. Semoga bermanfaat.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*