Jangan Sepelehkan Angin Duduk

Jangan Sepelehkan Angin Duduk
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Jangan Sepelehkan Angin Duduk

Angina pectoris gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat. Tak mengherankan. Penyakit ini cenderung disepelekan.

Masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa.

Yang biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama”* dr. Djoko mengingatkan.

Karena itu, kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau pengolesan minyak angin, seperti yang dilakukan Orang pada umumnya yang terkena masuk angin, melainkan karena tidak terdeteksinya kelainan pada jantung penderita.

Padahal, seandainya penderita langsung pergi ke Rumah Sakit atau ke dokter, dan bukannya malah kerokan dirumah yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sang penyakit, mungkin nyawanya masih sempat terselamatkan.

Ciri-ciri Angina Pectoris :
Pusing, mual dan kembung yang dialami penderita Angina Pectoris memang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa. Hanya penderita juga merasakan dada sesak, nyeri dibagian ulu hati, keluar keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin.

Sayangnya, hal ini sering tidak disadari sebagai indikasi adanya gangguan pada jantung yang sifatnya kritis.

Menurut dr. Joko, 20% dari keluhan Angina Pectoris yang diperiksakan ke dokter atau rumah sakit ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung koroner akut. Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung akibat adanya kelainan pada pembuluh koroner, sehingga darah tidak mampu mengantarkan zat-zat yang dibutuhkan oleh jaringan dinding rongga jantung. Karena itu, jika tidak terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death.

Penyakit *Angina Pectoris* itu sendiri berupa perasaan tidak nyaman berkepanjangan, yang terjadi lebih dari 5 menit, akibat menurunnya tekanan darah yang memompa jantung. Akibatnya, jantung membutuhkan lebih banyak oksigen.

Karena jantung tidak mampu memompa dengan sempurna, maka pembuluh darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna mencukupi pengisian oksigen pada pompa jantung tadi, kontraksi itulah yang menimbulkan keringat dingin pada kulit.

*Jadi Bagaimana menghadapi serangan jantung seorang diri….*
*SERANGAN JANTUNG/ANGIN DUDUK*

Jika tiba-tiba Anda mulai merasakan sakit yang amat sangat di dada serta mulai ketarik di bagian lengan dan rahang. Dan Anda tidak tahu apakah Anda mampu sampai ke RS terdekat.

* Bagaimana melakukannya untuk diri Anda sendiri.*

Banyak kejadian serangan jantung terjadi ketika orang tersebut sedang sendirian, orang tersebut merasakan jantungnya berdetak tidak normal dan mulai merasakan sakit. Anda hanya mempunyai lebih kurang 10 menit sebelum kehilangan kesadaran.

Namun sebenarnya Anda bisa menolong diri sendiri dengan cara :

*Berbatuk secara berulang-ulang dengan semangat/kencang. Tarik nafas yang dalam setiap kali sebelum batuk. The cough must be deep and prolonged seperti mau membuang slim/dahak.*

*Menarik nafas yang dalam dan batuk HARUS terus dilakukan sampai bantuan datang atau sampai detak jantung berasa normal kembali.*

*Menarik nafas panjang dan dalam akan menarik banyak oxigen ke paru2 dan batuk akan menekan (squeeze) jantung yang membuat darah tetap tersirkulasi.*

*Dan tetap jaga kesadaran dengan cara menggaruk garuk di jari kelingking dengan ibu jari. Hindari posisi tiduran harus tetap posisi duduk.*

Semoga info ini bermanfaat untuk anda semua yang ada dirumah. Jangan pernah panik serta jangan lupa share ya kawan.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*