Ini Dia Penyebab Wanita Berselingkuh, Suami Harus Tau!

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Berbicara masalah perselingkuhan memang tak pernah habis. Baru-baru ini pun banyak kisah perselingkuhan menjadi viral, baik itu suami maupun istri sebagai pelakunya.

Namun di zaman modern sekarang ini, jika ada pria yang sudah menikah ketahuan selingkuh, tingkat toleransi orang sekitar lebih tinggi, mereka terkesan memahami, memaklumi, bahkan ada pula yang malah menyalahkan istrinya. Bahkan ada yang mengatakan sang istri tidak cukup melayani suami, istri kurang cantik, tidak tahu bagaimana merawat diri, dan lain-lainnya.

Hal berbeda justru dialami oleh wanita. Jika wanita sampai ketahuan selingkuh, akibatnya adalah dikucilkan oleh masyarakat, dicap sebagai wanita rendahan, dan tindakan tidak menyenangkan lainnya.

Padahal, selingkuh pada dasarnya adalah tindakan yang tidak terpuji.

Sejak zaman dulu, melakukan perselingkuhan setelah menikah merupakan hal yang paling memalukan dan tidak dapat diterima. Umumnya alasan utama kenapa pria selingkuh adalah karena ada wanita lain yang lebih cantik dan meresponnya dengan lebih baik. Lelaki pun memang sadar sepenuhnya kalau ia lebih menginginkan wanita tersebut daripada wanita yang telah menjadi istrinya.

Sedangkan wanita akan selingkuh bermula dari perasaan sendiri, jika sudah berada pada tahap di mana ia merasa sudah tidak diinginkan lagi oleh pasangan. Saat seorang wanita sudah merasa akan ditinggalkan, ia akan mencurahkan segala emosi dalam dirinya. Namun, sebelum itu ia akan berpikir bagaimana kehidupannya setelah bercerai dari suami? Bagaimana agar anak tidak terluka? Bagaimana menjalin hubungan dengan pasangan baru? Banyak hal yang akan dipertimbangkan. Maka dari itu, wanita pada umumnya tidak akan mudah untuk selingkuh.

Namun, wanita tetaplah manusia dan mereka selalu mencari yang terbaik. Mungkin yang didapat hanyalah cinta palsu, sehingga wanita tidak akan menutup mata bagi pria lain walaupun sudah menikah sekalipun. Kebanyakan wanita akan selingkuh juga karena sudah terlalu kecewa dengan pasangan.

Berikut alasan mengapa wanita sampai berselingkuh.

1. Merasa hidup terlalu hampa

Alasan pertama ini adalah alasan utama mengapa wanita sampai berselingkuh. Pernikahan dirasa tidak membahagiakan, suami tidak bisa bersikap lembut, tidak memiliki waktu untuk menemani istri dan terlalu sibuk sehingga mengabaikan keluarga mudah menyebabkan wanita merasa tertekan, tidak bahagia. Hal inilah yang akhirnya membuatnya mencari kenyamanan di luar yang diharapkan bisa membuatnya lebih bahagia.

Kebanyakan wanita yang sudah menikah, kehidupan mereka hanya seputar mengurus rumah tangga dan menjaga anak. Oleh sebab itu, jika hubungan antar suami-istri atau hubungan dengan keluarga tidak berjalan lancar, akan menyebabkan wanita terasa hampa dan hidupnya menjadi datar, tidak menarik. Walaupun ada pula istri yang memiliki karir yang cemerlang, tapi di luar pekerjaan, ia tetap saja akan merasa begitu kesepian.

Apalagi jika suami memiliki kondisi kesehatan yang buruk, tidak bisa secara fisik memuaskan istri, atau suami terlalu kasar, dan istri tidak bisa mendapatkan apa yang diinginkan, ditambah dengan buruknya komunikasi antar pasangan, maka kemungkinan wanita untuk selingkuh juga akan meningkat.

Di era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, wanita walaupun diam saja di rumah, mereka masih memiliki kesempatan untuk berhubungan dengan dunia luar. Dengan banyaknya pengguna media sosial, wanita pun menjadi memiliki banyak pilihan untuk mencari pria yang sesuai dengan keinginannya. Dengan cara seperti ini, wanita bisa berkenalan dengan pria baru.

Wanita yang pintar hanya menggunakan cara seperti ini untuk berinteraksi dengan pria baru secara sementara, lalu dengan cepat memutuskan komunikasi, sehingga tidak sampai menyakiti keluarga. Sedangkan wanita yang tidak dapat menahan diri, dia akan terjebak dalam hubungan terlarang ini hingga melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya, dan akhirnya menyebabkan pernikahan benar-benar hancur.

2. Menginginkan hal baru

Pernikahan bukan hanya tempat berkumpulnya cinta antara suami dan istri, melainkan juga harus penuh
dengan gairah. Kebanyakan pasangan yang sudah menikah di atas 5 tahun akan mengalami kondisi gairah menurun, kehidupan pernikahan terasa monoton, bahkan bisa saja merasa bosan terhadap pasangan.


Kondisi pernikahan seperti ini, wanita akan mencari berbagai macam cara untuk meningkatkan kembali gairah tersebut. Wanita akan mencoba lebih mendekatkan diri pada keluarga dan anak, menghabiskan banyak waktu bahagia bersama. Namun, jika hal ini tidak berhasil, maka wanita akan merasa kalau tidak hanya hubungan suami dan istri saja yang hambar, melainkan seluruh aspek kehidupannya begitu datar dan monoton.

Wanita gampang bosan dengan rutinitas yang selalu dilakukannya dan dia tidak dapat melakukan apapun untuk mengusir kebosanan tersebut. Hal itu menyebabkan beberapa wanita justru memilih jalan yang cukup ekstrem, yakni dengan mencari lelaki lain. Memang tidak semua wanita melakukan ini, namun cara tersebut terbukti ampuh mengusir kebosanan akibat rutinitas.

3. Iseng yang berujung pada rasa puas

Sama seperti pria, wanita yang sudah menikah juga akan menggunakan jumlah pria yang berhasil ia taklukan sebagai indikator untuk mengetahui karisma diri sendiri.


Pria walaupun sudah menikah, di luar rumah masih akan suka menggoda beberapa wanita, dan semakin banyak jumlah wanita yang merasa tertarik padanya, maka pria merasa kalau ia adalah pria penuh pesona. Begitu pula dengan wanita.

Wanita yang ingin menaklukan banyak pria adalah wanita yang agresif. Saat ia berhasil menaklukan satu per satu pria, ia akan merasa menang dan memiliki kepuasan tersendiri. Wanita seperti ini tahu bagaimana caranya membuat seseorang merasa nyaman, dan ia tahu dengan jelas bagaimana mengendalikan pria.

Ada pula yang melakukannya karena iseng-iseng aja. Wanita akan merasa tertantang untuk menaklukan suami orang. Ketika dia berhasil dia akan merasa puas. Setelah itu dia akan meninggalkan laki laki selingkuhannya itu. Hubungan yang didasarkan bukan karena cinta yang sebenarnya dan hanya karena rasa iseng dan coba coba bisa dia akhiri kapan saja.

Istri yang melakukan perselingkuhan karena iseng iseng aja melakukan hal itu bisa saja karena dorongan dari luar yaitu teman teman rumpinya.

4. Mencari keseimbangan dalam perkawinan

Suami adalah sosok pemimpin dalam keluarga. Tapi, karena peran inilah membuat pria merasa kalau kedudukannya lebih tinggi, oleh sebab itu mereka bisa bertindak semena-mena pada istrinya. Hal ini yang membuat wanita lama-kelamaan hilang kesabaran, tertekan, dan akhirnya mencari kehidupan yang lebih baik di luar sana.


Perlu diketahui kalau wanita punya banyak peran saat sudah menikah, mereka bisa jadi babysitter, tukang belanja kebutuhan sehari-hari, pengatur keuangan keluarga, pembersih rumah, dan lain-lain. Jika mereka merasa hanya menjadi orang dengan peran seperti itu saja, bukan sebagai istri atau kekasih, merasa dirinya hanya pengurus rumah tangga, dia bisa merasa goyah pada hubungan pernikahan itu.

Istri merasa kalau ia akan selalu kalah dan harus selalu mendengar suami, ia tidak bisa berpendapat ataupun berdiskusi mengenai suatu hal. Hal inilah yang akhirnya menciptakan pengaruh negatif dan istri merasa tidak nyaman di rumah. Ia merasa, kalau suami tidak bisa menghargai dan memperlakukan dengan baik, untuk apa ia juga harus berlaku baik?

Istri lalu memilih untuk mencari pria yang bisa memperlakukannya dengan adil.

5. Mengejar kehidupan pernikahan yang romantis

Wanita pada dasarnya adalah makhluk yang sangat mengandalkan emosi. Dalam kehidupannya, mereka selalu mengejar hal-hal yang bisa membuat mereka bahagia. Terutama dalam percintaan, wanita sangat senang dengan hal-hal romantis yang bisa membuat mereka menikmati kehidupan percintaan dengan pasangan.


Para suami terkadang merasa sudah memenuhi semua kebutuhan istrinya jika mereka sudah menyediakan rumah besar, mobil bagus, dan kemewahan lainnya. Tapi semua hal itu percuma, jika pernikahan itu tidak dihiasi dengan kasih sayang dan keromantisan pasangan.

Bukan seks saja yang membuat wanita merasa dekat dengan pasangannya. Tapi juga keromantisan dalam hubungan tersebut yang bisa terjalin melalui sentuhan, pelukan, ciuman atau bahkan komunikasi. Wanita butuh hal tersebut dan dia bisa mencarinya dari orang lain kalau tidak mendapatkannya dari suami.

Tidak banyak orang yang menyadari kalau wanita sampai selingkuh adalah untuk menghindari kegagalan mereka sendiri dalam pernikahan ini. Dengan mencari pihak ketiga berusaha menemukan kembali jati dirinya. Tidak ada orang menyadari kalau dia tengah selingkuh, setiap perselingkuhan itu pasti punya banyak sekali alasannya.Seringkali semuanya tidak lepas dari keinginan untuk memenuhi nafsu sesaat saja.

Perselingkuhan, selamanya adalah sebuah penyakit ‘kanker’ dalam hubungan suami istri yang sangat sulit disembuhkan dan semakin lama akan semakin menggerogoti. Oleh sebab itu, Meski cara berhubungan setiap pasangan berbeda-beda, namun seiringnya waktu, hubungan juga sangat perlu untuk di jaga dengan hati-hati, agar pasangan jangan sampai selingkuh. (tribunnews.com/sripoku.com/cerpen.co.id)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*